Fakultas Pertanian Universitas Pattimura Kukuhkan dan Lepas 62 Lulusan Periode Oktober 2026, Dekan Dorong Alumni Menjadi Pencipta Lapangan Kerja

AMBON, 30 Oktober 2026 – Fakultas Pertanian Universitas Pattimura kembali mengukuhkan dan melepas lulusan melalui kegiatan Pengukuhan dan Pelepasan Lulusan Periode Oktober 2026 yang berlangsung pada Jumat (30/10/2026), bertempat di Auditorium Fakultas Pertanian Universitas Pattimura. Sebanyak 62 lulusan resmi dilepas dalam kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita tersebut.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Senat Universitas Pattimura, jajaran pimpinan Fakultas Pertanian, para Wakil Dekan, Sekretaris Senat Fakultas, Ketua Jurusan, Koordinator Program Studi, Kepala Bagian Umum, perwakilan DPC IKAPATI Fakultas Pertanian, para rohaniawan, orang tua/wali lulusan, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura, Prof. Dr. Ir. A. E. Pattiselanno, M.Si., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh lulusan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan. Ia juga memberikan penghargaan kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada Fakultas Pertanian Universitas Pattimura.

Dekan menegaskan bahwa keberhasilan melepas 62 lulusan merupakan bagian dari komitmen fakultas untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan, memperkuat mutu akademik, serta menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten dan mampu bersaing di dunia kerja.

Lebih lanjut, Dekan menyampaikan perkembangan peningkatan mutu dan akreditasi program studi di lingkungan Fakultas Pertanian. Setelah sebelumnya dua program studi berhasil meraih akreditasi unggul, yaitu Program Studi Teknologi Hasil Pertanian dan Agribisnis, pada tahun ini Program Studi Penyuluhan Pertanian juga sedang dalam proses menuju akreditasi unggul. Selain itu, tiga program studi lainnya, yakni Peternakan, Kehutanan, dan Teknologi Hasil Pertanian, turut diusulkan untuk mengikuti proses peningkatan akreditasi. Upaya ini merupakan bagian dari langkah strategis fakultas dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan daya saing institusi.

Dalam kesempatan tersebut, Dekan juga menyoroti sejumlah tantangan yang masih perlu menjadi perhatian bersama, terutama terkait capaian indeks prestasi lulusan, masa studi, dan masa tunggu memperoleh pekerjaan. Ia berharap ke depan para mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu, memperoleh hasil akademik yang semakin baik, serta memiliki kesiapan untuk memasuki dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.

Terkait peluang kerja, Dekan mengingatkan para lulusan agar tidak hanya berorientasi menjadi aparatur sipil negara atau bekerja di instansi pemerintahan. Lulusan pertanian harus mampu melihat peluang yang lebih luas, termasuk di sektor swasta, dunia usaha, industri perkebunan, maupun menciptakan lapangan pekerjaan secara mandiri.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita bisa menciptakan lapangan pekerjaan, sehingga mampu memberdayakan diri sendiri dan juga memberdayakan orang lain,” demikian pesan Dekan kepada para lulusan.

Ia juga menekankan bahwa sektor pertanian saat ini terus mengalami transformasi seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu, lulusan Fakultas Pertanian diharapkan mampu mengubah cara pandang terhadap dunia pertanian, tidak lagi melihat pertanian sebagai pekerjaan yang hanya mengandalkan tenaga fisik, tetapi sebagai sektor strategis yang menawarkan berbagai peluang inovasi, pengembangan usaha, dan karier profesional.

Sebagai bentuk nyata dukungan terhadap penyerapan tenaga kerja lulusan, Dekan turut menyampaikan adanya peluang rekrutmen dari salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit di wilayah Sorong Selatan, Papua Barat Daya. Setelah kegiatan pengukuhan dan pelepasan, para lulusan yang berminat diberikan kesempatan untuk mengikuti proses wawancara langsung dengan pihak manajemen perusahaan. Kesempatan ini diharapkan dapat membuka akses kerja bagi alumni, sekaligus memperkuat hubungan antara Fakultas Pertanian dan dunia industri.

Pada kesempatan tersebut, Dekan juga mengajak para orang tua untuk terus memberikan dukungan dan kepercayaan kepada anak-anak mereka dalam mengambil peluang kerja, termasuk kesempatan berkarier di luar daerah. Menurutnya, keberanian memanfaatkan kesempatan merupakan salah satu langkah penting dalam membangun masa depan dan kemandirian lulusan.

Kegiatan Pengukuhan dan Pelepasan Lulusan Periode Oktober 2026 juga menjadi momentum kebanggaan dengan hadirnya enam lulusan yang berhasil meraih predikat Cumlaude, yaitu:

  1. Juliana Juliet Kayadoe, S.Hut. – Program Studi Kehutanan.
  2. Syema Thesalonika Renhoran, S.P. – Program Studi Agroteknologi.
  3. Ilda Maria Vidigal da Costa, S.P. – Program Studi Agroteknologi.
  4. Maria Meyzella Lidwina Renwarin, S.Hut. – Program Studi Kehutanan.
  5. Aprillia Rumahlatu, S.Hut. – Program Studi Kehutanan.
  6. Khairiwati Awan, S.P. – Program Studi Penyuluhan Pertanian.

Pengukuhan dan pelepasan ini bukan sekadar penanda berakhirnya perjalanan akademik, tetapi juga menjadi awal bagi para lulusan untuk mengabdikan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi yang telah diperoleh di tengah masyarakat.

Melalui momentum ini, Fakultas Pertanian Universitas Pattimura berharap seluruh lulusan mampu menjadi sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, inovatif, dan berdaya saing, serta berkontribusi nyata dalam pembangunan sektor pertanian dan kesejahteraan masyarakat.

Selamat kepada 62 lulusan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura Periode Oktober 2026. Terus berkarya, berinovasi, dan jadilah bagian dari kemajuan pertanian Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 × 3 =