PKKMB Fakultas Pertanian Unpatti 2026 Bekali Mahasiswa Baru dengan Karakter, Inovasi, dan Semangat Berdampak Menuju Indonesia Emas 2045

Ambon, 31 Agustus 2026 — Fakultas Pertanian Universitas Pattimura (Unpatti) menyelenggarakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 pada Senin, 31 Agustus 2026, bertempat di Auditorium Fakultas Pertanian Universitas Pattimura.

Kegiatan PKKMB mengusung tema “Menguatkan Karakter, Mendorong Inovasi, Mewujudkan Mahasiswa Unpatti Berdampak Menuju Indonesia Emas 2045”, dengan subtema “Membangun Budaya Akademik melalui Penguatan Karakter, Inovasi yang Adaptif, Berdaya Saing dan Berdampak.”

Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik sekaligus memahami berbagai aspek kehidupan perguruan tinggi. Tidak hanya berorientasi pada pengenalan sistem perkuliahan, PKKMB juga diarahkan untuk membangun karakter mahasiswa yang adaptif, kreatif, berdaya saing, serta memiliki kepedulian dan kemampuan untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura, Prof. Dr. Ir. A. E. Pattiselanno, M.Si. Dalam pembukaan tersebut, mahasiswa baru mendapatkan motivasi untuk memanfaatkan masa perkuliahan sebagai ruang untuk mengembangkan potensi, memperkuat karakter, meningkatkan kompetensi, serta membangun semangat inovasi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut para pimpinan Fakultas Pertanian, pimpinan jurusan dan program studi, Pokja Tata Usaha, Dharma Wanita Persatuan, Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas (DPMF), serta seluruh mahasiswa baru Fakultas Pertanian Universitas Pattimura.

Untuk memberikan pemahaman yang komprehensif kepada mahasiswa baru, PKKMB menghadirkan sejumlah pemateri dari unsur pimpinan fakultas, Dharma Wanita Persatuan, dan Satgas PPKPT Universitas Pattimura.

Wakil Dekan Bidang Akademik, Dr. Jomima M. Tatipikalawan, S.P., M.P., menyampaikan materi mengenai pengenalan sistem pendidikan tinggi, kurikulum program studi, serta implementasi Kampus Berdampak di Universitas Pattimura.

Materi ini memberikan pemahaman kepada mahasiswa baru mengenai sistem pendidikan tinggi dan proses akademik yang akan mereka jalani. Mahasiswa juga diperkenalkan dengan kurikulum program studi serta pentingnya keterlibatan aktif dalam proses pembelajaran sebagai bagian dari upaya mempersiapkan lulusan yang kompeten dan mampu memberikan dampak bagi masyarakat.

Selanjutnya, Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum, Dr. Jeanne I. Nendissa, S.P., M.P., memberikan materi mengenai perwujudan profil mahasiswa yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.

Dalam materi tersebut juga ditekankan pentingnya etika penggunaan teknologi informasi di lingkungan perguruan tinggi. Hal ini menjadi penting di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, sehingga mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas, etis, bertanggung jawab, dan mendukung kegiatan akademik.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama dan Alumni, Dr. Jeter D. Siwalette, S.P., M.Si., memberikan pembekalan mengenai kegiatan kemahasiswaan dan organisasi kemahasiswaan serta peran kerja sama dalam meningkatkan kualitas pendidikan bagi mahasiswa Universitas Pattimura.

Mahasiswa baru diperkenalkan dengan berbagai ruang pengembangan diri di luar kegiatan akademik. Keterlibatan dalam organisasi dan kegiatan kemahasiswaan diharapkan dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, kerja sama, kreativitas, serta kepedulian sosial.

Selain aspek akademik dan kemahasiswaan, PKKMB Fakultas Pertanian juga memberikan perhatian terhadap kesehatan mental mahasiswa.

Materi mengenai Mental Health disampaikan oleh Dharma Wanita Persatuan Universitas Pattimura, Dr. Theopanny Th. Rampisela, S.Psi., N.Ed. Materi ini memberikan pemahaman kepada mahasiswa baru mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental selama menjalani kehidupan perkuliahan.

Mahasiswa diharapkan mampu mengenali kondisi diri, membangun pola kehidupan yang sehat, mengelola tekanan akademik maupun sosial, serta tidak ragu untuk mencari dukungan ketika menghadapi berbagai persoalan selama menjalani proses pendidikan.

Sementara itu, aspek perlindungan mahasiswa juga menjadi perhatian melalui materi “Kekerasan Seksual di Lingkungan Kampus” yang disampaikan oleh Sekretaris Satgas PPKPT Universitas Pattimura, Prisca Diantra Sampe, S.Psi., M.Si.

Pembekalan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran mahasiswa mengenai pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan seksual. Mahasiswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya bersikap saling menghormati serta berperan aktif dalam mencegah berbagai bentuk kekerasan di lingkungan perguruan tinggi.

Pelaksanaan PKKMB Fakultas Pertanian Universitas Pattimura Tahun 2026 tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial penyambutan mahasiswa baru, tetapi merupakan bagian dari proses awal dalam membangun budaya akademik yang kuat dan berorientasi pada pembentukan karakter, inovasi, serta kebermanfaatan.

Melalui berbagai materi yang diberikan, mahasiswa baru diharapkan mampu memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai insan akademik, mengembangkan potensi melalui kegiatan akademik dan kemahasiswaan, serta membangun kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Semangat “mahasiswa berdampak” menjadi salah satu pesan penting dalam kegiatan tersebut. Mahasiswa Fakultas Pertanian diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu menghasilkan gagasan, inovasi, dan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat, lingkungan, daerah, dan bangsa.

Dengan semangat tersebut, PKKMB Fakultas Pertanian Unpatti Tahun 2026 menjadi langkah awal untuk membentuk generasi mahasiswa yang berkarakter, beriman, kreatif, kritis, adaptif, berdaya saing, dan mampu memberikan dampak nyata, sebagai bagian dari kontribusi Universitas Pattimura dalam mempersiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

four × 5 =