Ambon, 4 Juli 2026 – Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar dan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura (UNPATTI) Ambon secara resmi menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai langkah strategis dalam memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dan mendukung pelaksanaan Program Kampus Berdampak. Penandatanganan kerja sama ini menjadi wujud komitmen kedua institusi dalam meningkatkan kolaborasi akademik guna menghasilkan pendidikan tinggi yang inovatif, adaptif, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan.
Perjanjian Kerja Sama tersebut ditandatangani oleh Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. A. Mujetahid, M.S., S.Hut., MP, dan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura, Prof. Dr. Ir. A. E. Pattiselanno, M.Si. Penandatanganan ini menandai dimulainya penguatan jejaring kelembagaan antara kedua fakultas dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kerja sama ini dilandasi oleh kesamaan visi kedua institusi dalam mendukung pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan melalui pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Melalui kolaborasi ini, kedua fakultas berkomitmen mengoptimalkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan memperkuat sinergi akademik, penelitian kolaboratif, serta pemberdayaan masyarakat di bidang pertanian dan kehutanan.

Dalam ruang lingkup kerja sama, kedua belah pihak sepakat mendukung implementasi Program Kampus Berdampak yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui berbagai bentuk kegiatan akademik, antara lain pertukaran mahasiswa, magang, asistensi mengajar di satuan pendidikan, penelitian bersama (joint research), proyek kemanusiaan, kegiatan kewirausahaan, studi independen, serta pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik. Program-program tersebut diharapkan mampu memperluas pengalaman belajar mahasiswa sekaligus meningkatkan kualitas lulusan yang memiliki kompetensi akademik, profesional, dan kepedulian sosial.
Selain mendukung kebijakan Kampus Berdampak, kerja sama ini juga diarahkan untuk berkontribusi terhadap berbagai program strategis nasional, di antaranya penguatan ketahanan pangan, pengembangan agribisnis, percepatan implementasi pertanian 4.0, peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berjiwa kewirausahaan, serta pendampingan pembangunan desa melalui penerapan teknologi tepat guna dan pencapaian indikator Sustainable Development Goals (SDGs) Desa.
Sebagai implementasi dari perjanjian ini, kedua fakultas akan membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti pembelajaran lintas perguruan tinggi dengan beban belajar maksimal 20 SKS. Pelaksanaan program akan didukung melalui mekanisme pertukaran mahasiswa secara resiprokal, pengakuan capaian pembelajaran, monitoring dan evaluasi berkala, serta pelaporan kepada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti). Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses pembelajaran sekaligus memperkuat jejaring akademik antarpenguruan tinggi.
Untuk memastikan efektivitas pelaksanaan kerja sama, kedua institusi menunjuk koordinator dari masing-masing fakultas sebagai penghubung dalam pelaksanaan program serta bersepakat melaksanakan monitoring dan evaluasi sekurang-kurangnya satu kali setiap tahun. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam pengembangan maupun perpanjangan kerja sama pada masa yang akan datang.
Perjanjian Kerja Sama ini berlaku selama tiga tahun sejak tanggal penandatanganan dan dapat diperpanjang berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak. Melalui kolaborasi ini, Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin dan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura diharapkan mampu memperkuat sinergi kelembagaan dalam menghasilkan inovasi, meningkatkan mutu pendidikan tinggi, memperluas jejaring penelitian, serta menghadirkan program pengabdian kepada masyarakat yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan sektor pertanian, kehutanan, lingkungan hidup, dan kesejahteraan masyarakat.
