Teknologi Hasil Pertanian

[otw_shortcode_tabslayout tabs=”7″ tab_1_title=”Sejarah” tab_1_content=”

Cikal bakal pembentukan Program Studi (PS) Teknologi Hasil Pertanian (THP) dimulai dengan keikutsertaan Ir. F.J. Rumahlatu, M.Sc. dalam lokakarya kurikulum Teknologi Pangan Indonesia di Biotrop Bogor pada tahun 1995. Melalui kegiatan ini, berkembang wacana untuk membentuk PS. THP. Sebagai tindak lanjutnya, dibentuk minat THP pada PS Agronomi oleh Dekan saat itu, Ir. J.D. Puttinela, sesuai dengan Surat Keputusan Dekan Fakultas Pertanian Universitas Pattimura (UNPATTI) No. 14/PT16.H4.FP/SK/1996 tentang Pembentukan Minat Teknologi Hasil Pertanian yang merupakan Jurusan Bayangan pada Fakultas Pertanian Universitas Pattimura. Pada tahun 1996, Ketua Jurusan Budidaya Pertanian (BDP) Ir. F.J. Rumahlatu, M.Sc. membentuk Tim Penyusun Proposal sesuai dengan SP No. 02/PT16.FP2/SP/96, terdiri dari Ir. L. Ega, M.S., Ir. R. Breemer, M.Si. dan Ir. S. Palijama untuk menyusun proposal dan segala sesuatu yang menyangkut persiapan pembentukan PS dimaksud. Masih pada tahun yang sama, Dekan Fakultas Pertanian menugaskan dua orang staf dosen yaitu Ir. L. Ega, MS. dan Ir. R. Breemer, M.Si., untuk mengikuti pelatihan Pengendalian Mutu dan Keamanan Pangan di IPB Bogor sekaligus mempresentasikan proposal yang telah dibuat untuk mendapat pertimbangan dari beberapa staf dosen Jurusan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, IPB. Hasil presentasi dan diskusi tersebut, selanjutnya dilaporkan ke pimpinan Fakultas serta pimpinan Univesitas (PR I) yang saat itu dijabat oleh Prof. Dr. J.E. Louhenapessy.

Pada tanggal 2 Juni 1999 resmi berdiri PS THP di Fakultas Pertanian UNPATTI dengan SK Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 278/DIKTI/Kep/1999 tentang Pembentukan Program Studi S1 Teknologi Hasil Pertanian Universitas Pattimura, dengan Ketua Program Studi Ir. J. Talahatu, M.P., yang menjabat sampai tahun 2004, dan digantikan dengan Ir. S. Palijama, M.P., kemudian pada tahun 2009 dijabat oleh Ir. R. Breemer, M.Si. sampai tahun 2013, dilanjutkan oleh Ir. M. Mailoa, M.Si. pada tahun 2013 sampai tahun 2017 dan dilanjutkan oleh E. Moniharapon, S.Pi., MSi., M.Sc., Ph.D.

Sampai dengan bulan April 2013, PS THP masih merupakan bagian dari Jurusan Budidaya Pertanian (BDP). Berdasarkan SK Rektor UNPATTI No. 272/UN13/SK/2013, tanggal 15 Mei 2013 tentang Pembentukan Jurusan Teknologi Hasil Pertanian pada Fakultas Pertanian Universitas Pattimura, maka PS THP melepaskan diri dari Jurusan BDP dan selanjutnya berada di bawah Jurusan THP. Ketua dan Sekretaris Jurusan pertama adalah Ir. R. Breemer, M.Si. dan Ir. G.H. Augustyn, M.Si. (2013-2017), kemudian dilanjutkan oleh Ir. G.H. Augustyn dan S.G Sipahelut, SP, MSc untuk masa bakti 2017-2023. Sampai dengan tahun 2014, Program Studi THP memiliki 16 tenaga pengajar dengan spesifikasi S2 sebanyak 12 orang (68.8%) dan S3 sebanyak 5 orang (31.2%), dengan bidang keahlian meliputi Ilmu Pangan, GMSK, Teknologi Pasca Panen, Ilmu Tanaman, Teknik Industri Pertanian, Teknologi Hasil Perkebunan, dan Teknologi Hasil Pertanian.

” tab_2_title=”Visi” tab_2_content=”

Pada tahun 2023 akan menjadi pusat pengembangan teknologi hasil pertanian yang unggul serta dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter kewirausahaan untuk menunjang industri pangan dalam persaingan global.

” tab_3_title=”Misi” tab_3_content=”

  1. Menyelenggarakan program pendidikan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang profesional dalam bidang teknologi pangan yang berkarakter kewirausahaan
  2. Menyelenggarakan penelitian di bidang pangan yang juga berorientasi pada pengembangan industri pangan lokal yang berdaya saing global
  3. Menerapkan dan menyebarluaskan informasi ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mendukung kemajuan industri pangan dalam persaingan global

” tab_4_title=”Tujuan” tab_4_content=”

  1. Menghasilkan lulusan yang dapat menguasai IPTEKS di bidang teknologi hasil pertanian dan memiliki jiwa kewirausahaan
  2. Berperan sebagai wadah ilmiah yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan di bidang teknologi hasil pertanian; dan
  3. Memiliki kemampuan merencanakan, merancang dan menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mendukung kemajuan industri pangan.

” tab_5_title=”Sasaran” tab_5_content=”

  1. Menghasilkan lulusan yang berkepribadian Pancasila, mandiri, kreatif, trampil, dan menguasai Teknologi Hasil Pertanian.
  2. Menghasilkan Lulusan dengan kualifikasi dan kompentensi yang tinggi sebagai pelaku, pengusaha, peneliti, dan tenaga pendidik di bidang Teknologi Hasil Pertanian.
  3. Menjadikan PS THP sebagai lembaga pengajaran untuk pengembangan Sumber Daya Manusia dan lembaga penelitian di bidang Teknologi Hasil Pertanian.
  4. Menghasilkan produk-produk riset di bidang Teknologi Hasil Pertanian yang dapat dipublikasikan dan dapat diaplikasikan kepada masyarakat
  5. Program Studi Teknologi Hasil Pertanian sebagai wadah pengelola hasil-hasil pertanian untuk kemajuan industri pangan.

” tab_6_title=”Strategi” tab_6_content=”

  1. Meningkatkan kualitas sumberdaya mahasiswa melalui keikutsertaannya dalam berbagai kegiatan ilmiah, penerapan metode pembelajaran yang beorientasi pada mahasiswa, menciptakan suasana akademik yang kondusif dan meningkatkan fasilitas laboratorium.
  2. Meningkatkan kualitas sumberdaya dosen melalui studi lanjut ke strata yang lebih tinggi, keterlibatan dalam berbagai kegiatan ilmiah sebagai pembicara dan peserta, membangun kemitraan secara institusional dengan lembaga-lembaga terkait untuk melaksanakan berbagai kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
  3. Memotivasi tenaga kependidikan untuk mengikuti pelatihan peningkatan kinerja dan penjenjangan karier.

” tab_7_title=”Profil Lulusan” tab_7_content=”

Sesuai dengan hasil Lokakarya Nasional FKPT-TPI, Padang 6–8 Nopember 2013 dan Lokakarya Nasional FKPT-TPI, Riau 3-5 Juni 2014, maka lulusan PS THP adalah sarjana dengan profil sebagai:

  1. PELAKU (di bidang Teknologi Hasil Pertanian),
  2. MANAJER,
  3. PENGUSAHA,
  4. PENELITI, dan
  5. PENDIDIK.

“][/otw_shortcode_tabslayout]



Sumber: Kepala Sub Bagian Registrasi dan Statistik Universita Pattimura